Peringatan AS Terhadap Israel Setelah Korban Tewas Tembus 27.900 Orang

by -78 Views

Gambar belum dimunculkan. Tensi perang di Gaza, Palestina semakin meningkat. Korban tewas terus bertambah. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, korban tewas akibat perang mencapai 27.947 orang. Selain itu, militer Amerika Serikat (AS) juga telah mengkonfirmasi serangan terhadap sistem rudal Houthi di Yaman. Joe Biden menyerang Israel dan menyebut tindakan mereka berlebihan. Serangan udara terakhir terjadi di Kota Rafah, ujung selatan Gaza.

Berikut adalah perkembangan terbaru dari berbagai sumber:
1. Korban Tewas 27.900
Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengatakan setidaknya 27.947 orang telah tewas selama perang antara militan Palestina dan Israel. Jumlah korban terbaru ini mencakup 107 orang tewas dalam 24 jam terakhir sementara total 67.459 orang terluka di Gaza sejak perang meletus pada 7 Oktober.

2. AS Kembali Serang Yaman
Militer AS mengonfirmasi telah melakukan beberapa serangan terhadap sistem rudal Houthi di Yaman. Ini ketika milisi itu bersiap melancarkan serangan yang mengancam Angkatan Laut dan kapal dagang AS di Laut Merah.

3. AS Warning Israel soal Bencana
AS memperingatkan Israel berisiko mengalami ‘bencana’ jika mengirimkan pasukan ke kota Rafah di ujung selatan Gaza. Kota itu merupakan tempat lebih dari satu juta warga Palestina mengungsi.

4.Keuntungan Raksasa Pelayaran Maersk Merosot
Saham Maersk merosot pada Kamis lalu, menunjukkan prospek pendapatan tahun 2024 yang tidak pasti. Ini terkait dengan kelebihan pasokan kapal kontainer dan serangan pemberontak Yaman di Laut Merah.

5.Jerman Kirim Kapal Perang
Jerman dilaporkan mengirimkan kapal perang di wilayah tersebut. Kapal fregat angkatan laut Jerman telah berlayar ke Laut Merah sejak Kamis. Kapal tersebut akan beroperasi melindungi kapal-kapal komersial dari serangan Houthi di Yaman.

Demikian perkembangan terkini terkait perang di Gaza, Palestina. Semoga situasi segera membaik.