Wow! Menteri Dalam Negeri Menyatakan Pegawai Negeri Sipil di Dua Provinsi Ini Menerima Tunjangan Hari Raya Terbesar

by -62 Views

Jakarta, CNBC Indonesia – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah DKI Jakarta dan Banten dipastikan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) terbesar di antara daerah lainnya. Pasalnya, kedua wilayah ini memiliki kondisi fiskal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

“Kita perkirakan yang terbesar adalah DKI (Jakarta),” kata Tito dalam Konferensi Pers THR dan Gaji Ke – 13 Tahun 2024, Jumat (15/3/2024).

Menurutnya wilayah DKI Jakarta memiliki kapasitas fiskal yang kuat mencapai Rp 80 triliun dan PAD-nya 73%. Sehingga hanya membutuhkan 20% bantuan dari pemerintah pusat melalui transfer ke daerah.

“Jadi transfer pusat itu ketergantungan pusat lebih kurang 20% apalagi untuk THR gaji ke-13 akan di kirim dari DAU itu sudah mem perhitungan THR untuk semua daerah tinggal, TPP, dan tunjangan lain saya kira DKI gak sulit melakukan perubahan anggaran,” terangnya.

Banten juga memiliki PAD yang besar, berbeda dengan wilayah Indonesia timur yang memiliki kekuatan PAD yang lebih lemah.

“Kita tahu pemda ini ada yang kuat fiskalnya, ditandai PAD besar seperti di Banten, di Jakarta. Tapi ada juga yang sedang PAD dan TKD pusatnya itu imbang seperti Sumatera Utara. Ada yang lemah, banyak di Indonesia Timur,” kata Tito saat paparan.

Terkait dengan THR, Tito berpesan kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan penyusunan Perkada tentang Pembayaran THR dan Gaji 13 tahun 2024. Menteri Tito mengatakan pemberian THR dan gaji 13 bagi lingkungan pemerintah daerah juga wajib memperhatikan kemampuan fiskal daerah.

“Bagi pemerintah daerah yang belum menyediakan atau belum mencukupi alokasi anggaran untuk pembayaran THR dan gaji 13 dalam APBD 2024, maka pemda diminta segera menyediakan dengan mengoptimalkan belanja pegawai atau pergeseran anggaran melalui perubahan APBD sehingga tetap dapat dianggarkan dalam perda yang mengatur perubahan APBD 2024,” pungkasnya.

[Link:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya
Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden, Mendagri: Tidak Setuju!

(haa/haa)